Kamis, 15 Agustus 2013

menangani psikopat "liar"

   Sekarang kita dapat dengan jelas mengetahui beberapa sistem ganda yang harus diketahui dalam melindungi psikopat yang dapat merusak karir anda di masa yang akan/ sedang berlangsung sekarang maupun yang mendatang.

  Psikopat "saat ini" lebih modern daripada psikopat yang biasa anda temui di masa lalu, bagaimana tidak para penderita psikopat umumnya memiliki berbagai macam sifat dan prilaku namun ciri yang paling umum sudah saya jelaskan pada artikel sebelumnya.karena perkembangan dunia IPTEK yang sudah sangat maju.

   Psikopat jaman sekarang umunya sudah bergaul ke arah mereka sendiri karena mereka tidak dapat menahan kredibilitas mental mereka sebagai seorang psikopat. secara umum psikopat adalah seseorang yang memiliki

   Mental yang ambigu sehingga mereka sering melakukan penyimpangan secara langsung maupun tidak langsung, masyarakat umunya menutupi pergaulan mereka sekedar untuk "eleminasi" secara tidak mendidik sehingga sebagian besar mereka tidak sembuh untuk sepenuhnya.

   Mereka memiliki persamaan dengan manusia normal lainya namun itu terlihat secara fisik, bukanya psikis mereka. kebanyakan dari psikopat memiliki IQ yang tinggi , sehingga perlu perawatan khusus karena kelebihan mereka di bidang tertentu seperti matematika, fisika , sains, sosiologi, dan sebagainya.

  Tidak dapat dipungkiri kontrol sosial yang selama ini tergeser sebagian karena beberapa sifat buruk dari penderita psikopat itu sendiri seperti menjalankan "jalur alternatif" untuk meraih kekayaan maupun kesejahteraan di tengah masyarakat. sehingga secara sadar maupun tidak fungsi kontrol dan norma sosial ditengah masyarakat tergeser demi "kemakmuran" yang sedang di gandrungi oleh para penderita. hal ini harus segera kita minimalisir, kenapa?

  Coba kalian review beberapa berita mengenai penculikan, pemerkosaan, penjualan anak untuk seks para penggila seks. itu secara langsung maupun tidak mereka dikendalikan oleh beberapa pihak yang mengalami gangguan psikologi. kebanyakan alasan mereka adalah mengalami strees akibat tidak tersedianya lapangan kerja untuk menampung mereka, maupun karena tuntutan ekonomi .sehingga tindakan mereka  tingkatan mereka naik menjadi psikopat kriminal.

  Sekarang adalah waktunya setiap individu maupun kelompok harus memperhatikan lingkungan sosial sekitar tempat kita tinggal, mengapa? karena jika bukan diri kita siapa lagi yang dapat melakukanya, haruskah kita menunggu orang lain yang bergerak? ataukah harus keluarga anda menjadi korban? mungkin mereka dapat menjadi musuh bagi anda namun alangkah  baiknya anda melakukan suatu langkah agar langkah milenium gold yang dicanangkan oleh PBB menjadi berjalan. memberdayakan mereka adalah suatu langkah yang nyata demi kemajuan masyarakat , daerah dan bangsa.

ciri-ciri psikopat yang wajib diketahui oleh anda

 DOKTOR John Clarke, doktor di bidang psikologi dari University of Sydney, Australia, yang bertahun-tahun menjadi psikolog kriminal, mengingat hari di saat dia seketika itu sadar bahwa mungkin ada sejumlah psikopat di jutaan kantor di seluruh dunia. “Saya sedang menyampaikan kuliah psikologi kejahatan dan memberikan daftar ciri psikopat. Setelah selesai, seorang perempuan menghampiri dan berkata “Anda baru saja menggambarkan bos saya,” katanya kepada kantor berita Jerman (DPA).


Clarke juga penulis buku The Pocket Pscyho yang berisikan panduan singkat bagaimana melindungi diri dari psikopat organisasional menyatakan bahwa 
psikopat tidak hanya ada di penjara, di ruang sidang pengadilan, atau pada kisah thriller. Psikopat, baik laki-laki maupun perempuan, sedang berencana licik di tempat kerja, di seluruh dunia. Penelitian menyatakan bahwa satu persen populasi orang dewasa yang bekerja adalah psikopat di tempat kerjanya. Psikopat seperti itu ada di kantor besar maupun kecil, dia ada di ruang rapat dewan maupun di lantai-lantai toko.

Para psikopat bersembunyi melalui berbohong, mencurangi, mencuri, memanipulasi, mengorbankan, dan menghancurkan rekan kerja. Semuanya dilakukan tanpa rasa bersalah maupun penyesalan. Lebih dalam lagi, ia menilai, mereka yang disebut organisasional psikopat, berkembang pesat di dunia bisnis, karena kezaliman dan nafsu mereka tidak saja mereka salah artikan sebagai ambisi dan keterampilan memimpin, namun juga sebagai sesuatu yang dihargai melalui promosi, bonus, dan kenaikan upah.

Dalam suatu kondisi dimana masyarakat yang sudah terintegrasi satu dengan yang lainya menyebabkan penderita psikopat jenis ini mendapat tempat yang elegan dan nyaman, bahkan hal demikian mereka dengan mudah melakukan kontrol sosial yang dapat bersifat ganda demi perlindungan penuh atas jiwa pribadi psikopat itu sendiri. Secara tidak langsung ia melakukan perampasan hak yang seharusnya diterima oleh orang lain. Dengan kata lain psikopat adalah suatu penyakit sosial , sehingga perlunya norma sosial yang harus ditegakan demi perlindungan atas hak yang diterima untuk orang lain.

Psikopat tempat kerja akan melakukan apa saja untuk mendapatkan kekuasaan, status, dan upah yang mereka inginkan. “Mereka berpikir layaknya psikopat kriminal. Mereka berusaha sekeras- kerasnya demi mereka sendiri. Perbedaan keduanya adalah, psikopat kriminal menghancurkan korban secara fisik, sedangkan psikopat tempat kerja menghancurkan korbannya secara psikologis,” ujarnya.Berikut ini beberapa ciri yang mungkin dapat menjadi isyarat adanya gangguan kepribadian psikopat:
  1. Pada awalnya menampilkan sikap yang menarik, cenderung dibuat-buat, memesona, dan menebarkan sikap hangat. Inilah yang membuat orang mudah memercayainya, dan dengan kepercayaan itu mereka mencelakai atau menipu korbannya.
  2. Beranggapan dirinya yang paling penting dan harus diistimewakan, semuanya berpusat pada dirinya, pokoknya untuk saya, pokoknya milik saya, pokoknya saya dan saya.
  3. Sering memperlihatkan perlakuan yang impulsif (meledak-ledak), sulit menunda dan mengendalikan emosi. Kalau punya keinginan harus sekarang, kalau tidak akan marah atau mengamuk.
  4. Hubungan pertemanan atau hubungan sosial yang singkat, sering ganti-ganti pasangan asmara atau ganti-ganti pekerjaan.
  5. Sering berbohong, menipu, dan mengkhianati.
  6. Kurang tanggung jawab atas perbuatannya, berani mengambil keputusan berisiko dan tidak dapat belajar dari pengalaman, selalu diulang terus, meskipun telah diberi hukuman atau peringatan.
  7. Kurang mampu merasakan perasaan orang lain, tidak peduli orang lain menderita.
  8. Cenderung menyalahkan orang lain untuk apa yang telah dilakukannya.

Lima tahap mendiagnosis psikopat
  1. Mencocokkan kepribadian pasien dengan 20 kriteria yang ditetapkan Prof. Hare.Pencocokan ini dilakukan dengan cara mewawancara keluarga dan orang-orang terdekat pasien, pengaduan korban, atau pengamatan perilaku pasien dari waktu ke waktu.
  2. Memeriksa kesehatan otak dan tubuh lewat pemindaian menggunakan elektroensefalogram, MRI, dan pemeriksaan kesehatan secara lengkap. Hal ini dilakukan karena menurut penelitian gambar hasil PET (positron emission tomography) perbandingan orang normal, pembunuh spontan, dan pembunuh terencana berdarah dingin menunjukkan perbedaan aktivitas otak di bagian prefrontal cortex yang rendah. Bagian otak lobus frontal dipercaya sebagai bagian yang membentuk kepribadian.
  3. Wawancara menggunakan metode DSM IV (The American Psychiatric Association Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder versi IV) yang dianggap berhasil untuk menentukan kepribadian antisosial.
  4. Memerhatikan gejala kepribadian pasien. Biasanya sejak usia pasien 15 tahun mulai menunjukkan tanda-tanda gangguan kejiwaan.
  5. Melakukan psikotes. Psikopat biasanya memiliki IQ yang tinggi.

Gejala-gejala psikopat
  1. Sering berbohong, fasih, dan dangkal. Psikopat sering pandai melucu dan pintar bicara, secara khas berusaha tampil dengan pengetahuan di bidang sosiologi, psikiatri, kedokteran, psikologi, filsafat, puisi, sastra, dan lain-lain. Sering kali pandai mengarang cerita yang membuatnya positif, dan bila ketahuan berbohong mereka tak peduli dan akan menutupinya.
  2. Egosentris dan menganggap dirinya hebat.
  3. Tidak punya rasa sesal dan rasa bersalah. Meski kadang psikopat mengakui 
  4. perbuatannya, ia sangat meremehkan atau menyangkal akibat tindakannya dan tidak memiliki alasan untuk peduli.
  5. Senang melakukan pelanggaran dan bermasalah perilaku di masa kecil.
  6. Sikap antisosial di usia dewasa.
  7. Kurang empati. Bagi psikopat memotong kepala ayam dan memotong kepala orang, tidak ada bedanya. 
  8. Psikopat juga teguh dalam bertindak agresif, menantang nyali dan perkelahian, jam tidur larut dan sering keluar rumah.
  9. Impulsif dan sulit mengendalikan diri. Untuk psikopat tidak ada waktu untuk menimbang baik- buruknya tindakan yang akan mereka lakukan dan mereka tidak peduli pada apa yang telah diperbuat atau memikirkan tentang masa depan. Pengidap juga mudah terpicu amarahnya akan hal-hal kecil, mudah bereaksi terhadap kekecewaan, kegagalan, kritik, dan mudah menyerang orang hanya karena hal sepele.
  10. Tidak mampu bertanggung jawab dan melakukan hal-hal demi kesenangan belaka.
  11. Manipulatif dan curang. Psikopat juga sering menunjukkan emosi dramatis walaupun sebenarnya mereka tidak sungguh-sungguh. Mereka juga tidak memiliki respons fisiologis yang secara normal diasosiasikan dengan rasa takut seperti tangan berkeringat, jantung berdebar, mulut kering, tegang, gemetar bagi psikopat hal ini tidak berlaku. Karena itu, psikopat sering disebut dengan istilah “dingin”.
  12. Hidup sebagai parasit karena memanfaatkan orang lain untuk kesenangan dan kepuasan dirinya.
Ada perbedaan antara kepribadian psikopat dan perilaku antisosial. Perbedaan itu ditunjukkan oleh intensitasnya. Psikopat berlangsung terus- menerus, dari masa kanak-kanak hingga lanjut usia. Sedangkan perilaku antisosial hanya ditunjukkan pada momen-momen tertentu. Penderita psikopat biasanya laki-laki, tetapi tidak menutup kemungkinan diderita oleh kaum perempuan.